Mungkin agak kontroversial, jika sebagian atau seluruh kode program dibuat oleh generator, karena terkadang kita ingin menghasilkan kode yang 'sedikit' berbeda. Namun, web framework tentu saja memungkinkan kita untuk melakukan kustomisasi, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita.
Beberapa web framework menganut filosopi "convention over configuration", yakni sebuah pattern yang dikenal dalam ilmu Rekayasa Perangkat Lunak yang mengedepankan sisi kesederhanaan (simplicity), namun tidak melupakan fungsi fleksibilitas dari perangkat lunak tersebut. Contoh sederhana seperti dengan memetakan nama Class "Product" yang identik dengan tabel bernama "Products" di dalam database.
Filosopi ini telah digunakan pada berbagai web framework modern seperti Spring (Java), Ruby on Rails, Cake PHP, Kohana (PHP), Zend (PHP), Symfony (PHP), ASP.NET (MVC), dll.
to be continued (again), hehe.
Ikut nyimak gan, pengen belajar juga nih.
ReplyDelete