Ada keinginan untuk mengubah notebook Acer Aspire yang telah nemenin saya selama setahun lebih ini. Semenjak kuliah memang banyak membantu, terutama untuk menyelesaikan tugas-tugas dan bereksperimen dengan beberapa sistem operasi. Mulai dari Linux, Windows, hingga Macintosh. Namanya juga mahasiswa, waktu itu memang masa-masa yang penuh dengan rasa ingin tahu.
Keinginan itu sebenarnya terus bergejolak sementara kemampuan perangkat yang dimiliki sangat terbatas dalam hal performance. Saya punya satu unit PC dengan prosesor pentium 4 yang saya miliki sejak SMA dulu, tapi sudah tidak sanggup lagi untuk menjalankan aplikasi yang berat.
Untuk keperluan sehari-hari, notebook menjadi andalan utama. Maklum, banyak yang harus dipelajari dalam waktu yang bersamaan. Kalau sekarang lagi konsen sama software development, karena memang kebetulan dulu kuliahnya ngambil itu (tapi nggak pernah nulis di blog, nggak tahu napa koq nggak peDe, hihi.
Di sisi lain, setelah sebelumnya gagal, dan kini berhasil menemukan patch untuk instalasi Mac OS Leopard pada notebok Acer Aspire ini di sebuah forum Mac luar, ada hal yang membuat saya ragu untuk segera berubah halauan, soalnya masih banyak kerjaan yang mengharuskan saya untuk menggunakan Win, hihihi.
Lagian setelah saya hitung-hitung, hard drive di notebook ini kayaknya udah nggak cukup untuk menampung
Mungkin memang belum saatnya untuk mencicipi Mac OS Leopard ini lagi, soalnya masih banyak yang pengen saya benahi sama si Win. Entar kalo udah kelar, kita main Shell ama Console lagi, hehe.
Anda dapat mengetahui update terakhir blog ini. Silakan klik di sini atau diantarkan langsung ke alamat email Anda:
3 komentar:
Leave comments.