Sejak Tarif Rp0,1/detik Diberlakukan
MAKASSAR -- Pemberlakuan tarif XL Bebas Rp0,1/detik ke seluruh operator seluler, hingga hari kedua kemarin berjalan mulus. Ini mengindikasikan upaya XL menambah kapasitas BTS untuk meminimalkan drop call terbilang berhasil.Sejak beralih owner, PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) sebagai salah satu operator seluler besar di Indonesia, terus memelopori tarif murah. Itu ditunjukkan dengan pemberlakuan tarif promo yang sudah terjadwal rapi.
Salah satunya, pemberlakuan tarif percakapan Rp0,1/detik ke seluruh operator se Indonesia dan tarif SMS Rp35/SMS ke sesama pengguna XL.
Regional Sales Officer XL Sulawesi Hendrawan, saat peluncuran tarif baru tersebut, menjelaskan bagi pengguna XL Bebas yang ingin memanfaatkan tarif tersebut, tidak perlu mendaftar atau membeli paket perdana khusus.
Karena secara otomatis seluruh pengguna XL Bebas dapat menikmati tarif termurah yang akan berlaku 18 Januari-30 April 2008.
Penerapan tarif tersebut, disesuaikan dengan karekteristik masing-masing regional. Khusus di Sulawesi diberlakukan mekanisme jam sibuk dan jam tidak sibuk. Tarif pada jam sibuk (17.00-22.59 Wita) adalah Rp10/detik pada 2,5 menit pertama dan Rp0,1/detik di menit berikutnya.
Sedangkan jam tidak sibuk dikenakan tarif Rp10/detik di 0,5 menit pertama dan Rp0,1/detik setelah setengah menit pertama.
Sementara percakapan ke non XL secara nasional dikenakan tarif baru Rp25/detik di dua menit pertama dan Rp0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke empat, kemudian berlaku kembali tarif Rp25/detik di menit berikutnya hingga menit ke enam.
"Setelah menit ke enam kembali berlaku tarif pertama dan kedua dengan selang waktu dua menit," jelas Hendrawan.
Bagaimana dengan kesiapan jaringan? Hendrawan didampingi Promo Coordinator Regional Sulawesi Redy G Rachmanto,
Area Sales Coordinator Makassar Suci Riyani mengakui beberapa bulan terakhir ini memang terjadi kapasitas BTS XL mengalami overload, karena peningkatan pelanggan dan trafik percakapan serta SMS yang meningkat drastis.
Namun, dalam sepekan ini sudah ditingkatkan sehingga, gangguan bisa diminimalkan. Malah, pihakn XL mengklaim kemampuan BTS di Sulawesi saat ini, bisa mengcover percakapan 1 juta lebih. "Kalau terjadi lonjakan pelanggan baru serta peningkatan trafik percakapan maupun SMS, BTS kami mampu mengcover," jelasnya.
Meski demikian, pihak XL akan selalu meningkatkan kapasitas untuk mewujudkan visi sebagai komunikasi yang murah tetapi tidak murahan.
"Artinya, kita memang ingin menciptakan komunikasi yang murah dan berkualitas," katanya. Karena itu, tahun ini di Sulawesi XL akan menambah sekitar 324 BTS, sekitar 60 persen akan dibangun di Sulsel.
Sumber: Fajar Online
0 komentar:
Post a Comment
Leave comments.